"Belum ada perkembangan. Pihak kita terus lakukan koordinasi dengan polisi setempat. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa ditemukan," ujar Jubir Deplu Kristiarto Legowo kepada detikcom, Selasa (22/1/2008).
Kristiarto menjelaskan, 5 hari setelah dilaporkan hilang oleh temannya, Hannah Sabrun, Tati dimasukkan dalam daftar orang hilang (missing person) oleh polisi setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian meminta keterangan kepada orang-orang yang mengenal yang bersangkutan termasuk WNI yang tinggal di Inggris," ujarnya.
Kris juga mengatakan, pihak Deplu senantiasa memberitahukan informasi perkembangan pencarian Tati kepada pihak keluarga.
"Kita melakukan koordinasi melalui pejabat kita di Kedutaan di London. Keluarga selalu kita berikan informasi," imbuhnya.
Namun, Kris enggan untuk memberitahukan materi apa saja yang sedang diselidiki oleh pihak kepolisian setempat. Sejauh ini polisi masih meminta keterangan kepada para tetangga Tati.
"Bagian dari materi penyelidikan polisi kita tidak punya akses. Polisi setempat juga mengatakan agar tidak menyampaikan dahulu ke siapa pun. Nanti takut kontraproduktif," jelasnya.
Media-media lokal Inggris menyebutkan Tati tidak memiliki famili di Inggris. Keluarganya dilaporkan ada di Jakarta. Tati juga disebutkan tidak memiliki pekerjaan namun memiliki 'lingkaran teman-teman'.
(ziz/nrl)











































