Guruh: Perlakuan terhadap Bung Karno Bagian Masa Lalu

Guruh: Perlakuan terhadap Bung Karno Bagian Masa Lalu

- detikNews
Senin, 21 Jan 2008 19:18 WIB
Jakarta - Di saat kritis, Pak Harto mendapat perlakuan lebih istimewa dibanding saat pemerintah Orde Baru memperlakukan Bung Karno. Namun, Guruh Soekarno Putra tidak mempermasalahkan perlakuan terhadap ayahnya itu. Biarlah hal itu menjadi bagian masa lalu.

"Soal perlakuan terhadap Bung Karno dan apa yang dilakukan Pak Harto itu bagian dari masa lalu dan saya pribadi mungkin keluarga tidak mempermasalahkan. Biar Tuhan yang mencatat," kata Guruh saat ditanya apakah adil perlakuan terhadap Bung Karno dibanding perlakuan terhadap Soeharto saat ini.

Guruh mengaku tidak sakit hati terhadap pemerintah Orde Baru. "Kalau saya bisa mengklaim diri saya, saya ini orang spiritual. Artinya saya selalu bersama dengan Tuhan. Soal sakit hati ya nggak ada lah karena saya selalu bersama Tuhan," kata anak Bung Karno ini saat ditemui detikcom di Hotel Mulia, Jakarta, Senin (21/1/2008).

Bagi Guruh, perlakuan yang diberikan kepada Pak Harto saat ini memang sudah sepantasnya. "Pak Harto itu sudah sepuh, sudah tua. Jadi pantaslah kalau mendapatkan perawatan seperti itu. Setiap warga negara kan berhak mendapatkan pengobatan," jelas dia.

Guruh mengaku memang permintaan ayahnya untuk berobat ke Jepang tidak direspons oleh pemerintah. Saat itu, Bung Karno harus menjalani cuci darah. Namun, alat cuci darah belum ada. Lantas, dokter mengajukan dua pilihan kepada pemerintah saat itu.

"Harus dirawat ke luar negeri, pada saat itu Jepang tujuannya, atau alatnya dimasukkan ke Indonesia agar Bung Karno tetap dirawat di Indonesia. Tapi pada saat itu pemerintah tidak menghiraukan. Ya kalau saya sih tidak masalah, biar Tuhan yang mencatat," kata Guruh tanpa meledak-meledak. (asy/asy)


Berita Terkait