Kemajuan itu dialami mantan Presiden Soeharto memasuki hari ke-18 dirawat di RS Pusat Pertamina (RSPP).
"Sekarang sudah bisa buka mulut. Mau dibersihkan mulutnya Pak, dibuka, dia buka," ujar anggota tim dokter kepresidenan dr Djoko Rahardjo ketika dicegat wartawan di RSPP, Jl Kiai Maja, Jakarta, Senin (21/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Transfusi, imbuhnya, juga masih dilakukan, utamanya transfusi trombosit. Djoko juga tidak menyangkal kalau ada sejumlah cairan menumpuk di tubuh Soeharto karena transfusi itu.
"Itu kan yang masuk dan keluar. Kalau jumlah yang masuk lebih banyak selalu ada penumpukan cairan. Jadi memang ada," ujar Djoko.
Selain itu fisioterapi untuk melatih otot-otot Soeharto juga masih dilanjutkan. Tekanan darah stabil kendati belum optimal.
Mati lampu sekitar pukul 15.30 WIB tadi tidak mengganggu peralatan yang dipakai Soeharto? "Kan sudah ada genset. Tidak ada pengaruh apa-apa," katanya. (nwk/ana)











































