"Kalau jabatan gubernur sudah selesai, harus digantikan Pjs. Supaya pemerintahan tetap berlangsung. Jadi itu bukan hal yang istimewa. Siapa orang yang diangkat, sudah melalui pertimbangan yang baik. Tidak usah ditafsirkan macam-macam," ujar MendagriΒ Mardiyanto usai raker dengan Komisi II di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/1/2008).
Menurut mantan Gubernur Jateng ini, kesiapan Tanribali untuk mundur dari dinas kemiliteran aktif merupakan bentuk pengorbanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena kebetulan Pak Tanri kemarin dari militer, apa tidak boleh kalau dari militer mengabdi pada bangsa dan negara. Dia sudah melepaskan jabatannya di TNI untuk menjadi sipil memegang jabatan eselon I di Depdagri. Itu kan suatu pengorbanan. Saya tahu kepribadian beliau," ucap Mardiyanto.
Mardiyanto menuturkan, pengangkatan Tanribali bertujuan agar situasi Sulsel yang panas akan menjadi kondusif.
"Saya tidak senang ada dikotomi sipil militer. Beliau menguasai permasalahan karena beliau dari Sulsel. Beliau dipandang untuk memegang jabatan itu. Karenanya kita mengusulkan kepada presiden. Mudah-mudahan situasinya menjadi lebih baik," kata Mardiyanto.
Mardiyanto berharap dengan diangkatnya Tanribali, para penentu dan pengambil keputusan di Sulsel dapat mengambil keputusan yang jernih.
"Kemarin sempat terjadi ketegangan. Ya kita harapkan para penentu kebijakan dan pengambil keputusan, dapat mengambil keputusan yang jernih. Sehingga dapat menjaga stabilitas dan keamanan di sana," pungkas Mardiyanto. (nik/sss)











































