Pengamanan Konferensi Anti Korupsi Ala Global Warming

Pengamanan Konferensi Anti Korupsi Ala Global Warming

- detikNews
Senin, 21 Jan 2008 14:27 WIB
Denpasar - Konferensi pemanasan global tahun 2007 lalu berlangsung aman dengan pengamanan ketat. Cita rasa serupa bakal disuguhkan dalam konferensi PBB Anti Korupsi kedua di Bali pada 28 Januari hingga 1 Februari 2008.

"Pengamanan konferensi anti korupsi sangat ketat meskipun tidak sebesar pengamanan konferensi global warming," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol AS Reniban dalam jumpa pers di Mapolda Bali, Jl WR Supratman, Denpasar, Senin (21/1/2008).

Conference of the States Parties to the United Nations Convention Against Corruption kedua (COSP-2 UNCAC) digelar di Bali International Convention Center (BICC) Nusa Dua, Bali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konferensi ini akan dihadiri delegasi dari 140 negara, 21 organisasi regional dan internasional, 284 LSM nasional dan internasional yang berjumlah sekitar 1.300 orang serta wartawan. Negara yang akan hadir antara lain China, Brasil, Australia, serta negara Asia Tenggara.

Konferensi tentang anti korupsi yang akan dihadiri oleh Sekjen PBB Ban Ki-Moon ini rencananya dibuka Presiden SBY pada 28 Januari 2008.

Pengamanan konferensi akan dilakukan khusus oleh sekitar 10 polisi PBB. Mereka akan bertugas di lokasi pertemuan, yaitu BICC dengan cakupan wilayah tidak seluas saat mengamankan konferensi global warming.

Polri menurunkan pasukan yang sama dengan pasukan konferensi global warming meskipun dengan kekuatan yang lebih kecil.

Kekuatan satuan pengaman akan dibantu Mabes Polri, berupa 2 helikopter, mobil serta sepeda motor pengawal, x-ray, serta kapal laut.

Polisi berseragam dengan senjata lengkap akan menjaga kawasan Nusa Dua, anjing pelacak bertugas di Bandara Ngurah Rai, Pelabuhan Gilimanuk. Polri bersama TNI akan mengamankan konferensi 8 hari tersebut. (gds/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads