"Kami semakin cemas setiap hari. Kami berusaha tetap positif, namun itu sungguh-sungguh berat," ujar Hannah Sabrun seperti dilansir eveningleader.co.uk.
Tati (41), WNI yang hilang di Wales, Inggris, diketahui terakhir kali terekam tengah berbelanja di sebuah mal pada 4 Januari. Dua jam sebelumnya dia mengirim SMS kepada temannya untuk makan siang pada esok harinya. Teman itu adalah Hannah Sabrun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awalnya, Hannah berharap bahwa Tati pergi naik pesawat untuk mudik tanpa memberitahu dirinya. Namun dia merasa bukan itu yang terjadi.
"Dia orang yang sangat bisa dipercaya dan baik hati. Bukanlah sifatnya melewatkan janji makan siang dengan kami, kami rasa sesuatu yang telah terjadi," ujar Hannah.
"Kami sungguh mengkhawatirkannya dan sungguh merindukannya," imbuhnya.
Hannah dan Tati mulai berteman 4 tahun lalu. Keduanya berkenalan lewat ibu Hannah. Saat itu Hannah sedang mencari orang Indonesia untuk belajar bahasa. Tati diketahui tidak memiliki famili di Inggris. Keluarganya dikabarkan ada di Jakarta. (nrl/umi)











































