"Kami mengerti Senator Obama frustrasi dengan kekalahannya di Nevada namun fakta tetap fakta. Sekutu-sekutu Senator Obama di Nevada terlibat dalam taktik keras dan intimidasi terhadap para pendukung kami dan sikapnya terhadap perang (Irak) tidak konsisten," cetus juru bicara kampanye Hillary, Phil Singer.
Sebelumnya, Obama mengecam Bill Clinton, suami Hillary yang terus-menerus mengkritik Obama. Menurut Obama, Clinton kerap membuat statemen-statemen yang tidak didukung fakta mengenai dirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi pernyatan Obama tersebut, kubu Hillary menyatakan dukungan pada Clinton. Demikian seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Senin (21/1/2008).
"Presiden Clinton merupakan aset besar bagi kampanye kami dan akan terus berbicara dengan warga Amerika untuk mendukung Senator Clinton," demikian statemen kubu Hillary.
Obama kalah dari Hillary dalam kaukus Nevada yang digelar Sabtu, 19 Januari waktu setempat. Kekalahan itu menambah tekanan bagi Obama untuk memenangi pemilihan pendahuluan di South Carolina yang akan digelar pada Sabtu 26 Januari mendatang.
(ita/sss)











































