Sindrom itu tidak hanya menyerang para jurnalis yang menunggu di RSPP 24 jam saban hari, tapi juga publik. Apalagi tidak ada perkembangan yang signifikan terkait kondisi Pak Harto, baik dari segi kesehatan maupun hukum.
Alhasil, untuk hari ini, pemberitaan Pak Harto tidak mendapat porsi luar biasa seperti pekan lalu. Sebagian besar koran edisi hari ini tidak memasukkan berita Pak Harto di halaman pertama, apalagi sebagai headline.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(nrl/umi)











































