Malaysia Akan Kurangi 200 Ribu Tenaga Kerja Asing

Malaysia Akan Kurangi 200 Ribu Tenaga Kerja Asing

- detikNews
Minggu, 20 Jan 2008 13:04 WIB
Kuala Lumpur - Pemerintah Malaysia akan mengurangi secara drastis jumlah pekerja asingnya. Setidaknya 200 ribu tenaga kerja asing itu akan dipulangkan ke negerinya masing-masing.

Sekjen Mendagri Datuk Raja Azahar Raja Abdul Manap menyatakan, saat ini terdapat 2,02 juta pekerja asing, dan 200 ribu lagi akan datang tahun ini.

Azahar menyatakan, pemerintah menargetkan mengurangi tenaga kerja asing pada angka 1,8 juta tahun depan dan menjadi 1,5 juta orang pada 2015. Demikian dilansir harian The Star, Minggu (20/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tujuan dari kebijakan ini adalah mengurangi ketergantungan negeri ini pada tenaga kerja asing dan memprioritaskan pekerjaan bagi warga lokal setempat.

Untuk mencapai tujuan tersebut, maka pemerintah Malaysia akan tidak memperpanjang izin bekerja pekerja asing yang tidak memiliki ketrampilan khusus bila mereka telah bekerja di negeri itu selama 5 tahun atau lebih.

Sedangkan pekerja industri kontruksi, manufaktur dan perkebunan mendapat prioritas. Sementara bagi pembantu rumah tangga tidak ada batasan waktu izin tinggal. Namun syarat penghasilan bagi majikan ditingkatkan dari RM 3.000 menjadi RM 5.000 atau Rp 8,6 juta menjadi Rp 14,4 juta/bulan. (nrl/nwk)


Berita Terkait