"Keadaan umum menunjukkan kemajuan, kesadaran baik, tekanan darah stabil, pernapasan secara bertahap sudah dilatih menjadi spontan," ujar Ketua Tim Dokter Kepresidenan dr Mardjo Soebiandono dalam jumpa pers di RS Pusat Pertamina (RSPP), Jl Kiai Maja, Jakarta, Minggu (20/1/2008) .
Pemindahan tube ventilator dari mulut ke leher (tracheotomy) sudah dilakukan Sabtu 19 Januari 2008, pukul 16.00 WIB. Fungsi jantung dan paru-paru Soeharto, imbuh Mardjo, juga membaik. Tanda-tanda infeksi sistemik sampai saat ini masih dapat dikendalikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara anggota tim dokter kepresidenan dr Yusuf Misbah menambahkan Soeharto pagi hari ini sudah dapat mengikuti perintah. "Bapak sudah semakin sadar dan dapat ikuti perintah dan coba bicara meski belum terlalu kuat. Latihan ototnya seperti otot tangan dan otot kaki digerak-gerakkan," kata Yusuf.
(nwk/nrl)











































