Salah satu temuan Lembaga Kajian dan Informasi Pemilu (LKIP) adalah maraknya pemilih ganda. Bahkan saking banyaknya, Pilkada Tangerang disebut sebagai pemilu yang menyeramkan.
"Ini merupakan pilkada yang menyeramkan. Banyak mayat yang memilih," kata Koordinator Lapangan LKIP Hari Alexander saat dihubungi detikcom, Minggu (20/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada sekitar 111 ribu suara ganda. Temuan merata di seluruh kecamatan, tapi kami baru memiliki data kuat di 12 kecamatan," jelasnya.
Keberadaan sukarelawan pemantau pemilu juga dikeluhkan Hari. Jumlahnya tidak memadai, sehingga Hari menyerahkan ke-jurdil-an pencoblosan pada saksi dan KPPS di TPS.
"Akibatnya kita harus keliling-keliling. Padahal seharusnya kita bisa terus di sini (salah satu TPS)," pungkasnya.
(gah/ken)











































