Hillary Tuduh Obama Intimidasi Pendukungnya

Hillary Tuduh Obama Intimidasi Pendukungnya

- detikNews
Sabtu, 19 Jan 2008 20:15 WIB
Nevada - Mendekati hari pemungutan suara kaukus di Nevada, persaingan Hillary-Obama kian panas. Di hari terakhir kampanyenya, Hillary menuduh Obama telah mengintimidasi pendukungnya.

Obama didukung oleh serikat pekerja kuliner Nevada. Hillary mengatakan banyak pendukungnya di serikat tersebut dilarang memilih selain Obama.

"Kita tahu ada beberapa perserikatan di Selatan yang menginstruksikan untuk memilih siapa. Dan jika mereka tidak memilih sesuai dengan perserikatan, jangan datang (memilih) sama sekali," kata Hillary seperti dikutip newsday.com, Sabtu (19/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sayangnya, Hillary tidak bisa menunjukkan bukti atas tuduhannya itu. Istri dari Bill Clinton itu hanya mengutip data dari pemberitaan, laporan warga dalam siaran radio, blog, dan para pekerja kampanyenya.

"Saya cemas beberapa orang akan merasa tidak bisa memilih kandidat sesuai pilihannya," tambah Hillary.

Oleh karena itu Hillary mengajak Obama dan kandidat demokrat lainnya, John Edwards, agar tidak menggunakan perserikatan untuk menekan anggotanya. "Saya pikir itu tidak benar. Itu bukan cara-cara Amerika," tandasnya.

Tuduhan itu lalu ditanggapi serius oleh perserikatan. Juru bicara perserikatan Chris Bohner menyebutnya sebagai tuduhan tidak berdasar.

"Ini adalah taktik yang sering digunakan pihak yang tidak suka dengan perserikatan yang menyebarkan isu intimidasi tanpa dasar," jelasnya.
(gah/ken)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads