Polisi Periksa Tujuh Teman Asep

Bocah Tewas Dikeroyok

Polisi Periksa Tujuh Teman Asep

- detikNews
Sabtu, 19 Jan 2008 17:26 WIB
Bandung - Polsek Cililin, Bandung, Jawa Barat, kini memeriksa tujuh teman Asep Permana (11) yang diduga telah melakukan pengeroyokan. Hingga kini status mereka masih sebagai saksi.

Kapolsek Cililin AKP Siswanto Mahfud mengungkapkan, ketujuh pengeroyok Asep itu telah diamankan sejak Sabtu (19/1/2008) pagi untuk dimintai keterangan.

"Statusnya masih sebagai saksi. Namun tidak tertutup kemungkinan statusnya naik menjadi tersangka, tergantung dari hasil pemeriksaan, bukti tambahan dan otopsi," ujar Siswanto di Mapolsek Cililin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketujuh pengeroyok Asep adalah An (15), Wan (14), Aln (15), Ram (14), Ujg (15), Ryn (16), dan Ayg (15).

Siswanto tidak menjelaskan lebih jauh hingga kapan pemeriksaan terhadap ketujuh ABG ini akan dilakukan.

Asep Permana (11), warga Kampung Tamata, RT 3 RW 3, Desa Karang Tanjung, Kelurahan Cililin, Kabupaten Bandung, sebelum tewas mengaku dipukuli tujuh temannya di tempat wisata, Curug Sawer, pada November 2007 lalu.

Asep merupakan anak pertama dari pasangan Rozikin dan Uci. Namun pada saat usianya 1 tahun, ayahnya meninggalkan dirinya untuk menikah lagi dengan wanita lain. Tidak lama, ibunya juga menikah dengan Yana yang dikaruniai dua orang putri.

Menurut nenek Asep, Esih Sukaesih (68) di Polsek Cililin, saat Asep terbaring sakit selama tiga bulan, Asep sempat minta dipertemukan dengan ayah kandungnya Rozikin.

Karena iba terhadap cucunya, Supandi - kakek Asep - mencari Rozikin di daerah Cimindi. Namun sayang tidak membuahkan hasil. Hingga akhir hayatnya Asep belum pernah melihat wajah sang ayah.

"Si Asep mah orangnya pendiam, tidak banyak mau. Tidak banyak nuntut, bageur budak teh (anak itu baik)," tutur Esih yang mengaku pasrah atas kematian cucunya dan menyerahkan semuanya pada proses hukum. (ern/umi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads