Tak Bisa Masuk RSPP, Pendemo Teriak-teriak di Pertigaan Barito

Tak Bisa Masuk RSPP, Pendemo Teriak-teriak di Pertigaan Barito

- detikNews
Sabtu, 19 Jan 2008 14:33 WIB
Jakarta - Ribuan pendemo yang rencananya akan menyerbu RS Pusat Pertamina tidak terbukti. Hanya ada sekitar 50 orang yang berdemo. Tak bisa menebus barikade polisi, pendemo teriak-teriak di Pertigaan Barito, Jakarta Selatan.

Pendemo yang terdiri dari berbagai elemen seperti Kontras, LBH, Pena'98, Bata Merah, Indonesia Satu dan Partai Buruh duduk-duduk di pertigaan lampu merah tersebut.

"Soeharto harus tetap diadil karena melanggar hak. Terlalu banyak hak masyarakat yang digunakan dia. Sebelum dia mati, soeharto harus diadili secepatnya. Banyak aset-asetnya dinikmati kroni-kroninya. Dari tahun 1998 pemerintah seperti tetap buta dan tuli," teriak humas Kesatuan Rakyat Adili Soeharto (Keras) dalam orasinya, Sabtu (19/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bakar Soeharto, bakar Soeharto," teriak pendemo menyambut orasi Jimni.

Akibat demo tersebut, lalu lintas menuju Jl Kyai Maja tersendat, baik dari arah Radio dalam menuju Blok M dan arah sebaliknya. Hingga pukul 14.35 WIB, pendemo masih berorasi di pertigaan lampu merah tersebut, tak bisa menembus barikade polisi di RSPP.

(ana/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads