Habibie menjenguk Pak Harto pada Selasa (15/1/2008) malam. Dia memaksakan diri terbang dari Jerman menuju Jakarta dengan tujuan utama menjenguk mantan atasannya yang telah membesarkannya itu. Setelah terbang 20 jam dengan pesawat Lufthansa, setibanya di Jakarta, Habibie ternyata tidak bisa menemui Pak Harto dan anak-anaknya .
Berikut kronologi kedatangan Habibie saat menjenguk Pak Harto seperti disampaikan sumber detikcom, Jumat (18/1/2008):
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pukul 18.50 WIB: Habibie dan Ny Hasri Ainun Habibie tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Muladi dan keluarga Habibie ikut menjemput. Setelah istirahat dan duduk-duduk sebentar di airport, Habibie dan rombongan menuju RSPP.
Pukul 20.20 WIB: Habibie tiba di RSPP dan menuju gedung belakang. Habibie naik ke lantai 6. Sekitar 20 menit menunggu, Habibie kemudian dijemput Quraish Shihab. Setelah itu, Habibie dan Quraish Shihab dan rombongan turun ke lantai 5 pakai lift.
Pukul 20.50 WIB: Habibie tiba di lantai 5 dan masuk ke sebuah ruangan tak jauh dari lift. Kemudian ada 3 dokter yang menangani Soeharto menemui Habibie. Ada juga seorang pria bernama Suhardjo yang mengaku sebagai adik ipar Ibu Tien. Sekitar 20 menit, Habibie mendapat penjelasan tim dokter dan berdoa bersama Quraish Shihab.
Pukul 21.10 WIB: Habibie turun dari lantai lima. Habibie yang didampingi Quraish Shihab beserta rombongan menemui wartawan yang telah berkumpul di lantai 1. Habibie menggelar jumpa pers. Dalam jumpa pers itu, Habibie mengaku tidak bisa bertemu Pak Harto, tapi telah mendapat penjelasan tim dokter dan berdoa bersama yang dipimpin Quraish Shihab.
Pukul 21.30 WIB: Habibie dan istri meninggalkan RSPP dan menuju rumahnya di Patra Kuningan, Jakarta Selatan. (asy/nrl)










































