Obama meraih banyak suara dari wanita di Iowa. Ujung-ujungnya, Obama pun meraih kemenangan di negara bagian itu. Di New Hampshire, Obama kurang mendapatkan suara kaum wanita. Buntutnya, dia pun kalah di negara bagian itu.
Kini, menjelang kaukus Nevada pada Sabtu 19 Januari waktu setempat, Obama, juga rivalnya Hillary Clinton fokus pada upaya merebut suara para pemilih wanita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepada wartawan, Obama mengatakan, strateginya meraih dukungan kaum wanita adalah dengan memastikan mereka tahu akan apa yang telah dilakukannya menyangkut isu-isu yang penting bagi wanita. Misalnya, soal kesamaan hak, kesetaraan gaji, pengasuhan anak, pendidikan anak.
Hillary pun menempuh langkah serupa. Menurut penasihat senior Hillary, Ann Lewis, sangat penting untuk merebut hati kaum wanita.
"Jelas bahwa pelajaran dari Iowa adalah kami harus jauh lebih serius menjangkau kaum wanita," kata Lewis seperti dilansir Sydney Morning Herald, Jumat (18/1/2008). Dalam kaukus Iowa, Hillary kalah dari Obama.
Karena itulah Hillary pernah berkata," Saya temukan suara saya dengan mendengarkan kalian dan saya akan bawa suara kalian ke Gedung Putih."
Menurut Lewis, pemimpin seperti itulah yang dibutuhkan wanita. "Itulah pemimpin yang mereka butuhkan, seseorang yang mendengarkan mereka dan berbicara untuk mereka," tandas Lewis. (ita/sss)











































