Media Inggris pun memberikan pujian kepada pilot pesawat atas upayanya mendaratkan pesawat dengan selamat meski mengalami masalah saat akan mendarat.
Dikatakan PM Brown, sah-sah saja untuk memberikan penghargaan atas ketenangan dan profesionalisme staf British Airways dan kapten pilotnya atas apa keberhasilannya mendaratkan pesawat tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini otoritas masih menyelidiki sebab-sebab terjadinya crash landing pesawat Boeing 777 yang mengangkut 136 penumpang dan 16 kru tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun 18 orang (sebelumnya diberitakan 6 orang) mengalami luka-luka.
Akibat insiden tersebut, lebih dari 200 jadwal penerbangan terpaksa dibatalkan. Sedangkan 24 penerbangan lainnya dialihkan ke bandara lainnya di London.
Dalam insiden itu, para kru pesawat dengan cekatan mengeluarkan seluruh penumpang dari pesawat. Menurut seorang penumpang, Fernando Prado, semua penumpang berhasil dievakuasi dalam waktu 2 atau 3 menit.
"Kami sangat bangga akan cara kru kami mengevakuasi dengan selamat keseluruhan 136 penumpang pesawat. Kru sangat berpengalaman dan terlatih untuk menangani situasi seperti ini," ujar pimpinan maskapai British Airways Willie Walsh.
Menurut Walsh, pesawat tersebut berusia sekitar 6 tahun. British Airways mengoperasikan 43 pesawat Boeing 777. (ita/sss)











































