Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Letnan Jenderal TNI Agustadi Sasongko menyatakan, jika ada anggota TNI AD yang berniat mencalonkan diri menjadi gubernur, maka harus sudah tidak aktif lagi sebagai anggota TNI AD.
Hal ini sudah menjadi ketentuan, dan berlaku untuk semua prajurit, termasuk Mayjen TNI Tritamtomo dan Letjen TNI Cornel Simbolon yang namanya masuk dalam bursa pencalonan gubernur Sumut, namun secara resmi belum mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia berbicara usai menjadi inspektur upacara serah terima jabatan Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) I Bukit Barisan. Pejabat baru Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Markus Kusnowo menggantikan Mayjen TNI J Suryo Prabowo yang seterusnya akan menduduki posisi Panglima Kodam Jaya.
Terkait pengamanan pada Pilkada Sumut April mendatang, Agustadi mengatakan, pihaknya siap mengerahkan pasukan untuk pengamanan jika memang dibutuhkan.
"Sesuai dengan ketentuan undang-undang, pengamanan merupakan kewenangan Polri. Namun jika ada permintaan, kita siap membantu," ujar Agustadi. (rul/sss)











































