"Paru-paru kelihatan masih ada cairan, tapi infeksi membaik," ujar anggota tim dokter kepresidenan dr Djoko Rahardjo dalam jumpa pers di RSPP, Jl Kyai Maja, Jakarta Selatan, Jumat (18/1/2008).
Sementara anggota tim dokter kepresidenan Dr Harianto Reksodiputro mengatakan, infeksi Soeharto telah banyak berkurang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harianto menjelaskan, sepsis adalah infeksi yang cukup berat yang mengakibatkan terjadinya perubahan sistematis seperti jantung menjadi lebih cepat, nafas menjadi cepat dan organ rusak.
Sedangkan anggota tim dokter kepresidenan dr Hardiarto menjelaskan paru-paru Pak Harto yang masih terendam air diakibatkan gangguan dari jantung.
"Cairan di paru-paru kadang-kadang banyak, kadang sedikit," ujar Hardiarto.
(nik/sss)











































