Mantan PM Australia Pernah Desak Soeharto Mundur

Mantan PM Australia Pernah Desak Soeharto Mundur

- detikNews
Jumat, 18 Jan 2008 09:31 WIB
Canberra - Mantan Perdana Menteri (PM) Australia Paul Keating pernah mendesak Soeharto yang waktu itu masih menjadi Presiden RI untuk mundur pada Januari 1998 silam. Desakan itu disampaikan Keating beberapa jam sebelum Soeharto menandatangani paket pinjaman finansial dari Badan Moneter Internasional (IMF).

Keating ketika itu terbang ke Jakarta atas biayanya sendiri untuk memberitahu Soeharto bahwa sudah saatnya dia mundur. Demikian seperti diberitakan harian Australia, Sydney Morning Herald, Jumat (18/1/2008).

Detail pertemuan itu muncul dalam dokumenter mengenai Indonesia yang dibuat oleh produser Australia, Chris Hilton. Dalam dokumenter itu terdapat wawancara dengan Keating mengenai pertemuannya dengan Soeharto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya bilang, lihat mereka membuat kesalahan, IMF dan Amerika," kata Keating yang yakin syarat-syarat yang diajukan IMF akan melumpuhkan Indonesia selama satu dekade dan Soeharto tidak akan bisa bertahan dalam kondisi tersebut.

"Saya bilang, sekarang Anda raja lagi, namun Anda raja untuk sehari saja. Ketika Anda meneken dokumen itu, Anda bertanggung jawab. Dan ketika Anda bertanggung jawab, Anda harus pergi," tutur Keating.

Namun Soeharto mengabaikan desakan Keating tersebut. Hingga akhirnya, empat bulan kemudian, tepatnya Mei 1998, tuduhan korupsi semakin kencang terhadap Soeharto dan kesulitan perekonomian Indonesia semakin parah, Soeharto akhirnya terpaksa mundur dan menyerahkan kekuasaan pada wakilnya, BJ Habibie.

Dalam dokumenter itu, Keating mengungkapkan sulitnya pertemuan dengan Soeharto yang berlangsung sekitar 90 menit itu.

"Anda bisa bayangkan, tidak banyak orang lain dalam sejarah yang sejajar dengan orang seperti Soeharto dan meminta dia mundur. Ternyata orang itu adalah saya," kata Keating.
(ita/sss)


Berita Terkait