"100 Hari yang lalu kita masih ingat janji Fauzi Bowo yang mengatakan Jakarta untuk semua. Tapi mana janjimu?" teriak salah salah seorang pedagang di Pasar Barito, Jl Barito, Jumat (18/1/2008).
Dia meneriakkan kata-kata itu sambil menunjuk gambar Fauzi Bozo di kaosnya. Tingkahnya itu pun diikuti beberapa pedagang lainnya sambil berseru, "Mana janjimu!"
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 07.00 WIB, sudah 80 persen kios yang rata dengan tanah. Di antara reruntuhan bangunan, menyembul bunga-bunga dagangan yang tidak dapat diselamatkan.
Karangan bunga yang berhasil diselamatkan ditaruh di pinggir jalan Pasar Barito. Namun ada pula beberapa bunga dagangan dan etalase yang telah diamankan di mobil bak terbuka.
Matahari yang bersinar cukup terik turut memuluskan penggusuran bangunan pasar. Para Satpol PP masih berjaga, sedangkan para pedagang yang dibanjiri peluh masih meneriakkan hak-haknya. (nvt/qom)










































