"Paru-paru mulai bersih dan oksigenasi mulai membaik, sehingga tanda-tanda gagal jantung mulai teratasi. Walaupun masih ada tanda-tanda itu," kata anggota Tim Dokter Kepresidenan, Dr Muhammad Munawar di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jalan Kyai Maja, Jaksel, Kamis (11/1/2008).
Munawar yang juga ahli jantung dan paru-paru ini mengatakan, nafas Soeharto juga sudah mulai agak spontan sedikit. Namun, masih dalam tensi yang tetap. "Tensi darahnya 100/110 mmHg," tambah Munawar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal yang sama juga disampaikan ahli penyakit dalam dr Waldemar Simanjutak. "Kondisinya masih sama seperti tadi siang, seperti yang dilaporkann. Ada perbaikan dari jantung dan paru. Pencernaan masih tidak ada pendarahan," ujarnya. (mar/nvt)











































