Massa dari Barisan Aksi Solidaritas Mahasiswa Indonesia (Basis) dan LSM Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) berunjuk rasa di depan Pendopo Bupati Cirebon di Jalan Kartini, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (17/1/2008) pukul 16.15 WIB.
Pendopo yang merupakan kediaman sang bupati tidak dijaga ketat dari kepolisian. Di tengah hujan deras yang mengguyur, massa melempari pendopo dengan batu dan kayu. Kaca-kaca pun pecah berantakan. Praang...!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah pendemo puas merusak pendopo, barulah 1 pleton polisi dari Polresta Cirebon datang dan langsung menghalau massa yang masih tersisa. 4 Pendemo diamankan. Sedangkan ratusan orang lainnya melarikan diri.
Segel Kejari
Massa sebelumnya menyegel kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Cirebon. "Ada banyak kasus korupsi yang melibatkan bupati yang jumlahnya mencapai Rp 5 miliar," kata Hendra salah seorang orator.
Tidak hanya menyegel kejaksaan, massa melanjutkan aksinya untuk memblokir jalur pantura arah Jakarta-Cirebon atau pun sebaliknya. Pemblokiran ini menyebabkan kemacetan hingga 3 km dan berlangsung 1 jam. (ern/aan)











































