"Saya di sini punya kewenangan untuk menjaga rumah sakit. Kalian kalau nanti masih kayak gini, mau saya taruh di luar pagar rumah sakit," teriak salah satu komandan keamanan RSPP yang tidak diketahui namanya itu di RSPP, Jl Kiai Maja, Jakarta, Rabu (16/1/2008).
Ancaman ini bukan tanpa alasan. Kericuhan terakhir terjadi pada saat mantan Ketua MPR/DPR Harmoko menjenguk penguasa Orde Baru.
Ratusan pewarta yang saat itu meliput, langsung meminta maaf atas peristiwa yang terjadi untuk kesekian kalinya itu. "Maaf pak. Kita sudah berkoordinasi. Tapi susah keadaannya," teriak salah seorang pemburu berita Soeharto.
Komandan keamanan itu pun lantas mengundang para perwakilan dari wartawan untuk berkoordinasi mengenai tempat peliputan. Perwakilan dari reporter, fotografer, dan kameramen diundang masuk ke dalam ruang keamanan RSPP.
"Saya mau kalian kayak tadi malam kayak habibie datang," ujar komandan yang mengenakan batik cokelat itu.
Akhirnya, reporter ditempatkan di kiri lobi RSPP. Sedangkan kameramen dan fotografer ditempatkan di tengah lobi.
(ary/aba)











































