Sekitar 10 mahasiswa yang mengatasnamakan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), tidak hanya menuntut penuntasan kasus Pak Harto.
Mereka juga mendoakan Pak Harto cepat sembuh supaya kasus perdatanya terselesaikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam orasinya Djoko Pitoyo, wakil ketua KAMMI UNS, mendesak kepada pemerintah untuk tegas menegakkan hukum di Indonesia.
"Permasalahan Soeharto harus segera diselesaikan, tidak ada istilah orang kebal hukum. Jika Pak Harto bersalah, ya harus segera dihukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku," katanya.
Hanya saja, imbuh dia, sampai sekarang pemerintah masih ragu dan belum mengambil sikap yang jelas. Untuk itu mereka tetap meminta semua kasus Soeharto diselesaikan.
Setelah berorasi, Djoko membawa satu ikat karangan bunga dan diserahkan kepada satpam Kalitan, Saryanto.
Sebelum menerima mereka, Saryanto meminta mahasiswa tidak masuk ke dalam Kalitan. Beberapa satpam dan pegawai Kalitan kemudian mendampingi Djoko.
"Kami mengirimkan sebagai tanda dan doa kami agar Pak Harto lekas sembuh," katanya.
Bunga tersebut diterima Saryanto. Dia mengucapkan terima kasih atas doa mahasiswa tersebut.
(umi/nrl)










































