LCD di Gedung DPR Merusak Mata

LCD di Gedung DPR Merusak Mata

- detikNews
Rabu, 16 Jan 2008 11:54 WIB
Jakarta - Sejumlah TV LCD 46 inci dipasang di tiap lantai Gedung DPR untuk menginformasikan jadwal sidang anggota DPR. Namun TV datar nan mentereng itu dinilai justru berpotensi merusak mata.

"Itu TV, saking besarnya, kita nggak wajar melihat. Itu bisa mengganggu mata kita, karena terlalu besar dan jaraknya cuma 2,5 meter. Mata kita bisa terganggu dan rusak kalau kita melihat terus," keluh Wakil Ketua Fraksi PKS Fahri Hamzah.

Hal itu dia sampaikan kepada detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fahri meminta anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) atau Sekjen DPR yang mengusulkan pengadaan itu diperiksa. Alasannya, TV yang dipasang sejak Senin 14 Januari itu tidak ada relevansinya langsung dengan anggota DPR.

"Kalau cuma untuk berbagi informasi jadwal, cukup SMS. Kalau untuk nonton TV, sekarang ada teknologi 3G. Itu lebih efektif. Jadi ini harus diusut, siapa yang mengusulkan. Apakah dari BURT atau Sekjen, karena saya khawatir ada sales di sana yang nitip-nitip barang," ujarnya.

Dia pun mengkritik pola pengambilan kebijakan terkait pengadaan barang di DPR. Selama ini, kerap terjadi pengadaan barang yang tidak langsung menyentuh kebutuhan dasar anggota. Namun justru pengadaan yang menimbulkan kontroversi, misalnya laptop dan mesin faksimile.

"Penggunaan anggaran untuk dewan itu tidak pernah dipikirkan seefektif mungkin menunjang kerja anggota. Kalau begini terus, dibubarkan saja itu BURT. Pimpinan harus tegas, jangan hanya diam dan menyetujui, kalau yang tidak sesuai ya ditolak," pungkasnya.
(fiq/sss)


Berita Terkait