Putra Bungsu Presiden Sarkozy Diancam Akan Dibunuh

Putra Bungsu Presiden Sarkozy Diancam Akan Dibunuh

- detikNews
Rabu, 16 Jan 2008 09:14 WIB
Paris - Anak laki-laki Presiden Prancis Nicolas Sarkozy yang baru berusia 10 tahun diancam akan dibunuh. Demikian disampaikan Menteri Dalam Negeri Prancis Michele Alliot-Marie.

Petinggi Prancis itu mengonfirmasi berita-berita media Prancis bahwa Louis Sarkozy, putra bungsu Sarkozy, menerima beberapa telepon yang bersifat mengancam melalui telepon genggamnya. Telepon seluler tersebut terdaftar atas nama ibunya, Cecilia, yang telah bercerai dari Sarkozy. "Ini benar-benar mengejutkan," kata Alliot-Marie kepada radio Europe-1 seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Rabu (16/1/2008).

"Ada orang yang tidak waras, yang mengira mereka pintar, yang ingin memeras orang dan memanfaatkan anak-anak," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut situs berita Le Point, dua pria yang masing-masing berumur 21 tahun dan 22 tahun, akan diadili bulan Februari mendatang karena diduga sebagai penelepon tersebut. Namun Alliot-Marie tidak menyinggung ataupun membenarkan berita tersebut.

Le Point memberitakan, salah satu tersangka yang merupakan pegawai Orange, operator telepon seluler Prancis, memperoleh salinan daftar klien selebritis perusahaan tersebut. Dalam daftar tersebut termasuk nomor telepon atas nama Cecilia.

Pria itu kemudian memberikan nomor tersebut ke seorang temannya yang bekerja sebagai pemadam kebakaran. Dia kemudian menelepon Louis Sarkozy beberapa kali.

Namun awal bulan ini, pria itu berkata kepada Louis, "Saya akan bunuh kamu!" Buntutnya, polisi menahan kedua tersangka tersebut beberapa hari kemudian.

Sarkozy dan Cecilia mendapat hak asuh bersama atas Louis ketika mereka bercerai pada Oktober 2007 lalu. Namun pengacara Cecilia mengatakan, Louis tinggal bersama ibunya. (ita/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads