"Pagi ini kita meeting. Begitu ada hasil bisa dilakukan penyapihan ventilator dengan pelan-pelan," kata salah seorang anggota tim dr Chris A Johannes kepada detikcom, Rabu (16/1/2008).
Chris mengatakan, Pak Harto dari segi pernapasan kelihatannya sudah bisa bernapas secara spontan. "Istilahnya bukan kita cabut, tapi kita ambil langkah penyapihan ventilator," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk menyapih, kondisi pasien harus dalam keadaan baik. Contohnya hemoglobin dan tekanan darah meningkat. Jadi nggak bisa asal dicabut begitu saja," ujarnya.
Chris menjelaskan ada beberapa alasan ventilator dilepas antara lain agar pasien tidak tergantung alat serta mencegah penyebaran infeksi yang semakin meluas.
"Selama nafasnya spontan, alat bisa kita lepas. Selama 1 hingga 2 jam kita pantau, kalau nggak kuat kita balikin lagi. Kan kita pantau tiap jam," imbuh dia.
Dengan pemasangan ventilator secara terus-terusan, lanjut Chris, akan membuat pasien keenakan. "Kalau tergantung alat, napasnya kan jadi enak. Jadi nggak usah capek bernapas dan kita sulit menyapihnya," pungkas Chris. (mly/nrl)











































