Insiden ini bertepatan dengan kunjungan Presiden AS George W Bush ke Timur Tengah. Dan saat ini Bush berada di Arab Saudi.
"Bom diledakkan sewaktu mobil Kedubes AS dikendarai penduduk sipil dan berada di antara Dawra dan Qarantina," kata seorang pejabat keamanan Libanon seperti dikutip dari AFP, Rabu (16/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Departemen Luar Negeri AS mengatakan pengemudi, yang merupakan warga Libanon, mengalami luka-luka. Namun tak ada satu pun warga negara AS yang cidera.
Sementara Menteri Luar Negeri AS Condoleezza Rice geram dengan sikap yang disebutnya sebagai serangan teroris. "Saya ingin menyampaikan Amerika Serikat melawan serangan teroris yang menimpa Libanon," kata Rice saat menggelar jumpa pers dengan Menteri Luar Negeri arab Saudi, Saudi Saud al-Faisal di Arab Saudi. (mly/ary)











































