Hal ini disampaikan anggota DPR dari PAN Tjatur Sapto Edy saat berbincang-bincang dengan detikcom, Selasa (15/1/2008). Tjatur yang mendampingi Amien Rais saat jumpa pers Senin kemarin sangat setuju dengan sikap Amien Rais.
"Pemerintah memang harus bersikap. Jangan sampai Pak Harto meninggal, pemerintah belum punya sikap. Jika kondisinya begitu, kasus seperti Bung Karno akan terulang. Saat ini status Bung Karno apakah sebagai pahlawan atau tidak, menjadi kabur. Sejarah bangsa akan dirugikan," ujar dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memaafkan Pak Harto merupakan cara yang paling luhur. Ini didasarkan pada moralitas agama, di saat Pak Harto mengalami sakaratul maut. Sesuai pengalaman-pengalaman yang sudah diketahui masyarakat, saat-saat sakaratul maut sangat sakit. Inilah yang mendasari Pak Amien mengimbau Pak Harto dimaafkan," jelas dia.
Pemaafan terhadap Soeharto, lanjut Tjatur, bukan berarti kasus hukum kroni-kroni dan keluarganya hilang begitu saja. Tentu kasus hukum kroni dan keluarganya tetap harus dilanjutkan.
"Pemaafan hanya untuk Pak Harto secara personal. Kesalahan yang dilakukan pemerintahan dulu sebenarnya juga bukan kesalahan Pak Harto sendiri. Tapi kesalahan kolektif. Anggota MPR, ulama, akademisi menjadi yesman semua, tidak ada yang mengkritik. Jadi, kesalahan jangan ditimpakan kepada Pak Harto semua," kata dia.
Dengan pemaafan ini, lanjut Tjatur, diharapkan jalan Pak Harto semakin mudah.Β (asy/asy)











































