Biaya kampanye kepresidenan AS terakhir pada tahun 2004 lalu, yang dianggap paling mahal saat itu, adalah US$ 772,1 juta.
Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Selasa (15/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai perbandingan sejarah, dalam kampanye dua dekade silam saat George HW Bush menggantikan Ronald Reagan untuk posisi tertinggi Gedung Putih, menelan biaya US$ 65,7 juta.
Para ahli sejarah yakin bahwa presiden ke-16 AS, Abraham Lincoln menghabiskan dana sebesar US$ 111.400 dalam perjuangannya menuju Gedung Putih pada tahun 1860.
Menjelang "Selasa Super" pada 5 Februari 2008, para kandidat capres AS kian gencar menggalang dana kampanye. "Selasa Super" merupakan momen penting menuju pemilihan presiden AS pada November 2008 mendatang. Saat itu 22 negara bagian AS akan menggelar pemilihan pendahuluan untuk memilih kandidat capres AS dari Partai Demokrat dan Republik.
(ita/sss)











































