Tempe Mulai Geser Soeharto

Tempe Mulai Geser Soeharto

- detikNews
Selasa, 15 Jan 2008 09:35 WIB
Tempe Mulai Geser Soeharto
Jakarta - Setelah dibombardir berita kesehatan Pak Harto sejak 4 Januari silam, tampaknya publik mulai melirik isu lain. Kesehatan Pak Harto yang naik turun sulit ditebak memang masih menjadi obrolan, tapi tema lainnya juga jadi diskusi.

Kelangkaan tempe tahu adalah saingan berat isu Pak Harto. Harian Kompas edisi Selasa (15/1/2008) mengambil headline 'Produksi Kedelai Mesti Ditingkatkan. Tema yang sama juga diambil oleh The Jakarta Post dengan judul 'Tofu, tempeh disappear from dishes'.

Sementara koran-koran lainnya masih menjadikan isu Soeharto sebagai isu sentral.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Isu tempe tahu sendiri muncul menyusul demonstrasi ribuan perajin tempe tahu pada Senin kemarin. Mereka memprotes meroketnya harga kedelai hingga 100%, yang membuat mereka tak lagi bisa membeli bahan dasar tahu tempe itu.

Akibat mahalnya harga kedelai, tempe dan tahu tidak lagi ada di pasar dan warung-warung sederhana hingga mewah. Makanan murah meriah nan bergizi itu bak lenyap ditelan bumi. Kalau pun ada, harganya cukup mahal.

Hari ini, Presiden SBY berkunjung ke Departemen Pertanian (Deptan). Isu kedelai diperkirakan akan menjadi perbincangan utama.

Pemerintah memutuskan menurunkan bea impor kedelai dari 10% menjadi 0%. Kebijakan penghapusan ini akan dikeluarkan pada 21 Januari nanti. (nrl/umi)


Berita Terkait