Chandra (49) kepergok maling di lantai V Gedung F, sementara Soeharto dirawat di lantai V gedung B yang letaknya bersisian.
Chandra yang sehari-hari berprofesi sopir tembak bisa dibilang bodoh karena pengamanan RSPP sangat ketat berhubung sedang merawat mantan presiden. Selain itu, jika ketahuan, risiko terpublikasi sangat besar karena ratusan wartawan sedang bersiaga di RSPP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika dirasa bukti sudah cukup bahwa Chandra melakukan pencurian, pada pukul 02.30 WIB, Wardono pun beraksi. Chandra dicokok pada dini hari itu.
Awalnya Chandra mengelak dituduh mengambil harta bukan miliknya itu. Namun petugas keamanan RSPP kemudian menunjukkan rekaman CCTV.
"Pada awalnya nggak mau mengaku, tapi setelah didesak dan ditunjukkan lewat CCTV, orangnya nggak bisa mengelak. Langsung kami panggil Polsek Kebayoran Baru untuk membawa pelaku," kata Wardono.
Chandra kemudian diketahui berhasil menggondol US$ 200, 230 dollar Singapura dan Rp 875.000 milik seorang pasien bernama Erning Hartati. Selain itu, juga mencuri sebuah dompet milik pasien lain.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Chandra pun digiring ke Mapolsek Kebayoran Baru. Maling yang nekat dan bodoh itu pun harus menghabiskan malam di bui. (aba/mar)











































