Apa penyebabnya? Pertumbuhan media online dan koran gratis yang kemudian ditunjuk sebagai penyebabnya, seperti dilansir AFP, Selasa (15/1/2008).
Secara keseluruhan, penjualan semua koran turun 2,5 persen pada 2007, dengan pengecualian untuk the Financial Times yang tumbuh 2,6 persen seiring pertumbuhan internasionalnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saingannya, Daily Mirror, pada Desember 2007 hanya tercatat di bawah 1,5 juta penjualan. Sementara koran mingguannya yang merupakan terbaik penjualannya di dunia, 8 juta kopi pada tahun 1950-an, turun jadi 6 persen.
Hampir semua koran mingguan jatuh sirkulasinya, beberapa bahkan sampai 10 persen. The Sunday Times misalnya, kehilangan 5 persen pembacanya pada tahun 2007.
Sementara itu, koran-koran gratis, termasuk 3 koran umum dan 1 koran bisnis di London, telah tumbuh sampai 17 persen. Selain itu, hampir semua media nasional Inggris telah membuat versi online yang menunjukkan perubahan kebiasaan pembaca dari media konvensional ke internet.
Menurut pengamat, penurunan oplah media cetak ini akan menuju pada penurunan pendapatan iklan. Salah satu solusinya adalah, media-media cetak seperti The Sun dan Daily Mirror terpaksa mendistribusikan secara gratis terbitannya.
Bagaimana dengan media cetak di Indonesia? (aba/mar)











































