Media Cetak Krisis, Pers Online Naik Daun di Inggris

Media Cetak Krisis, Pers Online Naik Daun di Inggris

- detikNews
Selasa, 15 Jan 2008 04:01 WIB
London - Krisis melanda media cetak Inggris. Untuk pertama kali dalam 33 tahun, pada tahun 2007, oplah harian The Sun Inggris tercatat hanya di bawah 3 juta eksemplar per hari.

Apa penyebabnya? Pertumbuhan media online dan koran gratis yang kemudian ditunjuk sebagai penyebabnya, seperti dilansir AFP, Selasa (15/1/2008).

Secara keseluruhan, penjualan semua koran turun 2,5 persen pada 2007, dengan pengecualian untuk the Financial Times yang tumbuh 2,6 persen seiring pertumbuhan internasionalnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

The Sun, yang merupakan koran beroplah terbesar dan mahkota dari kerajaan media Rupert Murdoch, menurun meski telah menurunkan harga di London dan Skotlandia menjadi 20 penny, menurut data dari Biro Audit Sirkulasi. The Sun yang mencapai oplah 4,3 juta pada 1988 terus menerus kehilangan pembaca, meski merupakan harian terbaik karena membukukan keuntungan 100 juta poundsterling per tahun.

Saingannya, Daily Mirror, pada Desember 2007 hanya tercatat di bawah 1,5 juta penjualan. Sementara koran mingguannya yang merupakan terbaik penjualannya di dunia, 8 juta kopi pada tahun 1950-an, turun jadi 6 persen.

Hampir semua koran mingguan jatuh sirkulasinya, beberapa bahkan sampai 10 persen. The Sunday Times misalnya, kehilangan 5 persen pembacanya pada tahun 2007.

Sementara itu, koran-koran gratis, termasuk 3 koran umum dan 1 koran bisnis di London, telah tumbuh sampai 17 persen. Selain itu, hampir semua media nasional Inggris telah membuat versi online yang menunjukkan perubahan kebiasaan pembaca dari media konvensional ke internet.

Menurut pengamat, penurunan oplah media cetak ini akan menuju pada penurunan pendapatan iklan. Salah satu solusinya adalah, media-media cetak seperti The Sun dan Daily Mirror terpaksa mendistribusikan secara gratis terbitannya.

Bagaimana dengan media cetak di Indonesia? (aba/mar)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads