Kehamilan Bruni tercium dari seorang sumber di American Hospital, Paris, daerah pinggiran Neuilly. Di RS itulah Bruni menjalani pemeriksaan kehamilan seminggu yang lalu.
Website Prancis 20minutes.fr memberitakan kebenaran kehamilan kekasih dua bulan Sarkozy itu.
"Saya mendapat kabar dia (Bruni) mengecek kandungannya, dan kehamilannya sudah dipastikan," kata reporter Allain Jules yang menerima informasi kehamilan Bruni dari RS, seperti diberitakan dailymail, Senin (14/1/2008).
Kehamilan Bruni tidak membuat heran warga Prancis. Pasangan yang sedang dimabuk asmara itu tidak bisa terpisahkan sejak pertama kali mereka bertemu pada 23 November 2007, sebulan setelah Sarkozy mengumumkan perpisahannya dengan Cecilia.
"Jika dia (Bruni) hamil, itu bisa dijelaskan. Mereka memang berencana menikah segera setelah pertama kali bertemu," kata Jules lagi.
Nah, panasnya percintaan Sarkozy-Bruni ternyata mengundang panas mantan istri Presiden Prancis itu, Cecilia. Wanita yang dinikahi Sarkozy selama 12 tahun malah menyerangnya dalam sebuah buku yang baru dirilis.
"Sarkozy menjijikkan, berkelakuan buruk, dan tidak cocok menjadi presiden. Pasangan itu membosankan, dan saat ini tak ada ibu negara. Dia hanya ingin terdengar bersama wanita muda berpakaian Dior," serang Cecilia dalam bukunya tersebut.
Bagaikan mendengar anjing menggonggong, Sarkozy cuek mendengar tudingan mantan istrinya. Sarkozy malah menempatkan kekasihnya itu di kediamannya di Elysee Palace dan memberikan cincin seharga 10 ribu franc. Anehnya, cincin itu jenisnya sama seperti yang pernah diberikan Sarkozy pada Cecilia.
(ana/sss)











































