Bagi Amien, ada dua pelajaran yang bisa diambil masyarakat. Amien menyampaikan hal ini kepada wartawan dalam jumpa pers di kediamannya di pendopo Joglo, Jl. Pandeansari, Condongcatur, Depok Sleman, Senin (14/1/2008).
Pelajaran pertama dari sisi politik dan sisi sejarah. "Hendaknya jangan terulang lagi munculnya tokoh nasional yang tidak pernah dikritik dan dikoreksi. Padahal itu harus," kata Amien.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelajaran kedua yang diambil terkait kasus hukumnya. "Saya mengimbau kepada ahli hukum yang menangani kasus Soeharto untuk tidak bicara lantang atau ingin jadi pahlawan saat Pak Harto dalam konmdisi seperti ini. Padahal, pada saat Soeharto sehat, mereka diam tanpa suara," jelas Amien.
Dalam kasus Pak Harto, Amien mengajak masyarakat dan pemerintah memberikan maaf kepada Pak Harto. "Memberi maaf adalah menifestasi kebesaran jiwa, sementara tidak memberi maaf adalah gejala kekerdilan jiwa," pinta Amien. (asy/nrl)











































