Bila Pak Harto Wafat, Bandara Adi Sumarmo Tidak Ditutup

Bila Pak Harto Wafat, Bandara Adi Sumarmo Tidak Ditutup

- detikNews
Senin, 14 Jan 2008 14:18 WIB
Solo - Bandara Adi Sumarmo tidak akan menutup penerbangan jika mantan Presiden Soeharto wafat. Penerbangan hanya ditunda apabila jenazah dan RI-1 tiba di bandara itu.

"Bandara tidak akan ditutup, tetapi hanya akan dilakukan delay untuk penerbangan sipil ketika jenazah atau RI-1 nanti mendarat di sini," kata General Manager Bandara Adi Sumarmo, Andri Iskandri, di Bandara Adi Sumarmo, Solo, Senin (14/1/2008).

Manager Operasi dan Teknik, Simin, menambahkan bandara tidak menambah persiapan teknis namun menambah jumlah personel yakni personel security dan MC (petugas bandara).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari 10 orang sekuriti ditambah menjadi 40 orang. Sedangkan dari 3 MC ditambah menjadi 5 orang," ujar Simin.

Menurut dia, protokoler akan diserahkan Danlanud dan Korem. Simin mengaku sudah 2 kali koordinasi dengan Danlanud dan Korem untuk mempersiapkan jenazah dan RI 1.

PT Angkasa Pura I akan bertanggung jawab seputar persiapan teknis bandara. Danlanud bertanggung jawab pada keamanan bandara dan Korem bertanggung jawab pada keamanan di luar bandara.

Normal

Saat ini, kondisi Bandara Adi Sumarmo masih normal. Bandara itu tampak lengang. Tidak ada penjagaan ketat. Hanya ada 6 mobil stasiun TV dan beberapa wartawan yang berjaga dan lalu lalang. (aan/nrl)


Berita Terkait