Tidak hanya Pak Harto yang menangis, Mahathir pun tidak mampu menyembunyikan kesedihannya melihat sahabatnya terkulai lemah. Dia ikut meneteskan air mata.
"Tadi pas ketemu Mahathir, dia menangis. Ini cerita Mbak Titiek loh ya, bukan saya. Pak Mahathir juga menangis," tutur ketua tim dokter kepresidenan Mardjo Soebiandono saat dicegat wartawan di RSPP, Jalan Kyai Maja, Jakarta, Senin (14/1/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya apa komentar Mahathir melihat kondisi Pak Harto, Mardjo mengaku tidak tahu. "Wah saya nggak tahu, hanya berdoa beliau," katanya.
(umi/nrl)











































