Soeharto vs Pak Harto

Soeharto vs Pak Harto

- detikNews
Senin, 14 Jan 2008 08:17 WIB
Jakarta - Sedari lahir namanya adalah Soeharto. Namun ketika ada yang menyebut namanya dengan Soeharto doang, kadang bisa menjadi masalah.

Alkisah, hari Sabtu 12 Januari 2008 sekitar pukul 10.00 WIB. Puluhan wartawan berebutan bertanya pada tim dokter kepresidenan yang merawat Pak Harto dalam suatu jumpa pers di RSPP, Jl Kiai Maja, Jakarta Selatan.

Satu di antara mereka melontarkan pertanyaan dengan menyebut kata "Soeharto". Rupanya panggilan itu dirasa kurang enak didengar oleh para dokter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

dr Djoko Rahardjo, salah satu anggota dokter kepresidenan, pun mengingatkan wartawan tersebut.

"Jangan menyebut Soeharto. Saya kira kita ngomongnya Pak Harto, jangan Soeharto," ujarnya.

Dalam berbagai milis, diskusi Pak Harto vs Soeharto juga sempat mengemuka.

"Saya sih cuma heran dua hal aja: 1. Kenapa ya orang2 kok memanggil Pak Harto dengan sebutan "Suharto", bukan "Pak Harto" ? Kesannya seakan-akan gaya dan ganteng banget dengan tanpa rasa hormat kita memanggil orang yang sudah membangun negara selama 32 tahun, sehingga kita bisa hidup di tanah Indonesia ini...." Itu adalah potongan pendapat di milis jalansutera.

Di milis komunitas pantau, juga ada diskusi bertajuk "Pak Harto atau Suharto?

"...........menyebut Presiden Suharto dengan "Suharto" --tanpa wajib menulis "Pak Harto"-- tak berarti kita tak hormat pada sumber kita. Wartawan wajib memberlakukan sumbernya setara. Frasa "Suharto" setara dengan Sukardal (tukang becak di Bandung yang mati gantung diri), George W. Bush, Osama bin Laden atau ribuan sumber lain..," begitu salah satu bagian diskusi itu.

Sedangkan pada bagian lain tertulis,"Kalau Suharto dapat perlakuan khusus, bagaimana pula dengan Sukardal si tukang becak? Tidakkah kita harus panggil dia "Bang Kardal" atau "Pak Kardal"?

Diskusi itu juga dimuat di blog, misalnya di media-foto. "Soeharto sudah lama berkuasa, jadi banyak sebutan buatnya, selain Pak Harto atau Soeharto. Menurutku, panggilan Pak Harto masih wajar dan "cukup nyaman", bukan bermakna menjilat, toh beliau memang sudah termasuk senior citizen..." demikian potongan yang termuat.

Anda pilih pendapat yang mana, terserah Anda!
(nrl/umi)


Berita Terkait