Mbah Lim tiba bersama dua asistennya di Jalan Cendana, Jakarta Pusat, Minggu (13/1/2008) menjelang pukul 24.00 WIB.
Paranormal berambut gimbal itu langsung meminta izin pada keamanan rumah orang terkuat Orde Baru itu melakukan ritual di halaman rumah. Setelah mendapat izin, Mbah Lim yang mengenakan kemeja berwarna putih dan dibalut jas hitam itu memungut sebatang ranting pohon yang tergeletak di halaman.
Mbah Lim kemudian bersila dan menusukkan ranting itu pada sehelai kertas koran. Di atas kertas itu juga terdapat kapur berwarna putih. Lalu mulut paranormal asal Tegal itu pun komat-kamit membaca mantra, sementara tangannya memegang ranting tersebut.
Setelah 5 menit, Mbah Lim berdiri dan menarik ranting pohon itu. Tiba-tiba keluarlah api dari koran itu. Kertas koran itupun habis terbakar.
Untuk apa atraksi itu? "Yang jelas saya ke sini berdoa untuk kesembuhan Pak Harto," beber Mbah Lim. (aba/asy)











































