"Saya masih keturunan Prabu Siliwangi," teriak perempuan itu di depan lobby utama RSPP, Jl Kiai Maja, Jakarta, Minggu, (13/1/2007) malam.
Tidak ada yang merespons. Baik petugas jaga maupun wartawan mendiamkannya. Sebagian wartawan hanya senyum kecil sambil memicingkan mata, meragukan pangakuan wanita tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena tidak ada yang mengenal, pintu lobby tidak dibuka untuk dirinya. Setelah 5 menit terhenti di depan pintu kaca itu, satu petugas jaga menghampiri.
Dengan sabar dan pelan, petugas itu meminta perempuan tersebut untuk pulang saja. Ia pun nurut, sambil terus meneriakan, "Saya keturunan Prabu Siliwangi".
"Biasa, perggemar Pak Harto," seloroh petugas jaga menahan geli. Ah, Sindrom Akan Rindu Soeharto (SARS) rupanya. (Ari/asy)











































