'Keturunan Prabu Siliwangi' Ditolak Jenguk Soeharto

'Keturunan Prabu Siliwangi' Ditolak Jenguk Soeharto

- detikNews
Senin, 14 Jan 2008 00:03 WIB
Jakarta - Perempuan itu masih terbilang muda. Usia sekitar 30 tahun. Kerudung hitam panjang sebahu menyelempang di badannya. Dengan berbaju dan bercelana panjang warna hitam, dia ditolak menjenguk Soeharto.

"Saya masih keturunan Prabu Siliwangi," teriak perempuan itu di depan lobby utama RSPP, Jl Kiai Maja, Jakarta, Minggu, (13/1/2007) malam.

Tidak ada yang merespons. Baik petugas jaga maupun wartawan mendiamkannya. Sebagian wartawan hanya senyum kecil sambil memicingkan mata, meragukan pangakuan wanita tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya jauh-jauh terbang dari Srilanka, ingin mendoakan Pak Harto," seru perempuan yang ketika ditanya nama, selalu menjawab "keturunan Prabu Siliwangi" itu.

Karena tidak ada yang mengenal, pintu lobby tidak dibuka untuk dirinya. Setelah 5 menit terhenti di depan pintu kaca itu, satu petugas jaga menghampiri.

Dengan sabar dan pelan, petugas itu meminta perempuan tersebut untuk pulang saja. Ia pun nurut, sambil terus meneriakan, "Saya keturunan Prabu Siliwangi".

"Biasa, perggemar Pak Harto," seloroh petugas jaga menahan geli. Ah, Sindrom Akan Rindu Soeharto (SARS) rupanya. (Ari/asy)


Berita Terkait