Kapolri memang datang sendiri. Mengenakan kemeja batik cokelat, dia tiba di RSPP dengan menumpang mobil Mercedes bernopol B 1689 RA, Minggu (13/1/2008), sekitar pukul 17.10 WIB.
Sekitar 7 ajudannya dengan cekatan langsung mengamankan Kapolri dari serbuan wartawan. Tak satu pun pewarta berhasil mendekati atau menghalangi langkah pria berbadan tegap tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan cuek, Sutanto terus melangkahkan kakinya menuju pintu depan menuju lobi. Namun salah satu ajudannya mencegahnya. "Pak, lewat sini saja," kata ajudan tersebut menuju pintu yang paling dekat dari gerbang RSPP.
Sutanto pun mengikuti arahan ajudannya. Wartawan yang mengerubungi di kanan kiri Sutanto kaget. Mereka ikut balik badan terus membuntutinya, sampai-sampai tabrakan antara sesama wartawan tak tercegahkan lagi.
Namun Sutanto lagi-lagi tak bisa didekati. Langkah wartawan terhalang 5 polisi yang juga sudah berada di depan pintu. Sutanto pun bebas melenggang menuju lift.
Hingga pukul 17.40 WIB, Kapolri masih berada di lantai 5, tempat Pak Harto dirawat di ruang 536. Puluhan wartawan dengan setia menunggunya di depan lift di lantai dasar.
(ana/sss)











































