KMT meraih kemenangan yang sangat signifikan, 81 dari 113 kursi legislatif yang tersedia. Partai Progresif Demokratik (DPP), pendukung Presiden Chen Shui-bian, hanya meraih 27 kursi. Sementara itu 5 kursi sisanya direbut partai yang berkoalisi dengan KMT.
"Saya siap memikul semua tanggung jawab," kata Chen seperti yang diberitakan AFP, Sabtu (12/1/2008).
Sebagai bentuk pertanggungjawabannya, Chen menyatakan akan mengundurkan diri dari kursi ketua DPP dalam waktu dekat. "Saya minta maaf dan merasa malu terhadap hasil pemilu ini," ujar Chen yang menyebut hasil pemilu tersebut sebagai titik balik terparah partainya.
Sementara itu, sukacita tidak dapat disembunyikan oleh kubu KMT. Kandidat presiden dari KMT, Ma Ying-jeou menyebutkan kemenangan ini sebagai wujud keinginan rakyat Cina untuk berubah.
"Sangat jelas rakyat menginginkan perubahan setelah 8 tahun penderitaan," ujar Ma.
Ratusan pendukung Ma megekspresikan kegembiraannya di depan kantor pusat KMT. Mereka meminum sampanye, menyanyi, dan menyalakan kembang api.
Kemenangan pemilu legislatif ini merupakan modal Ma untuk maju dalam pemilihan presiden 2 bulan lagi. Jika terpilih, Ma berjanji akan memulihkan hubungan dengan Cina dengan cara mengizinkan wisatawan dari Cina datang ke Taiwan, normalisasi transportasi dengan Cina yang sudah terputus sejak 6 dekade.
(gah/mar)











































