"Oksigen yang kita berikan tinggal 30 persen, itu rendah," ungkap ahli anastesi tim dokter kepresidenan Christian Johanes di RSPP, Jalan Kyai Maja, Jakarta, Sabtu (12/1/2008).
Tim dokter, kata Christian, kini juga sudah menerapkan tehnik resparator rate. Dengan teknik ini, irama nafas Pak Harto sudah diturunkan.
"Jadi sebagian nafas beliau, sebagian milik mesin. Kemarin kan semuanya oleh mesin. Pokoknya sekarang itu 30:70 atau 40:60," ujarnya.
Alat pernafasan itu, imbuh Christian, baru akan dicabut setelah Pak Harto mengambilalih 100 persen sistem pernafasannya. Dan, kemungkinan Soeharto mengambilalih kembali sistem pernafasannya sangat besar.
Jadi pernafasannya membaik? tanya wartawan. "Ya kita harapkan demikian," jawab Christian. (umi/gah)











































