"Saya mengajak hentikan komentar dan debat yang tidak tepat apalagi kalau ada kata-kata yang terlontar jauh dari kearifan kita sebagai bangsa," kata SBY di kediamannya di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/1/2008).
Menurut SBY, masyarakat di luar negeri pun mengikuti perkembangan ini, termasuk debat publik itu.
"Saya serukan dan mengajak rakyat Indonesia tetap mendoakan yang terbaik bagi kesehatan Pak Harto," ujarnya.
Dikatakan dia, Pak Harto pernah memimpin negara ini. Capaian dan prestasinya tidak sedikit dalam pembangunan nasional meski sebagai pemimpin layaknya manusia biasa tidak luput dari kekurangan dan kesalahan.
"Tetapi kekurangan dan kesalahan Pak Harto itu tidak menghalangi kita memberikan terima kasih dan penghargaan atas jasa-jasa beliau pada bangsa dan negara. Keikhlasan kita menghormati dan menghargai para mantan pemimpin adalah cermin akhlak dan budi pekerti yang baik," papar SBY yang terbalut baju batik lengan pendek warna coklat ini.
SBY didampingi Wapres Jusuf Kalla yang mengenakan kemeja warna biru dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu yakni Menko Polhukam Widodo AS, Mensesneg Hatta Rajasa, Seskab Sudi Silalahi, Jaksa Agung Hendarman Supandji, Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso, dan Kapolri Jenderal Pol Sutanto. (aan/umi)











































