Kasus Heli Jatuh, Lanud Pekanbaru Siap Terima Sanksi

Kasus Heli Jatuh, Lanud Pekanbaru Siap Terima Sanksi

- detikNews
Sabtu, 12 Jan 2008 15:14 WIB
Pekanbaru - Jajaran TNI AU Pangkalan Udara (Lanud) Pekanbaru siap menerima sanksi terkait kasus jatuhnya heli TNI AU yang menewaskan seorang WN Singapura. Termasuk jika sanksi itu berupa pencopotan jabatan.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud Pekanbaru, Mayor Dede Nasruddin dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (12/1/2008) di Pekanbaru.

"Apapun keputusan atas kasus jatuhnya heli tersebut, kami selaku prajurit TNI siap untuk menerima keputusan dari pimpinan. Sekalipun keputusan dari Mabes TNI AU dilakukan pencopotan jabatan, kami siap untuk menerimanya," kata Dede.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dede membantah bahwa Danlanud Pekanbaru Kolonel Ghandara Olivenca telah dicopot dari jabatannya. Menurut Dede, hingga saat ini pihaknya belum menerima SK pencopotan jabatan Ghandara Olivenca.
 
"Kita belum menerima surat surat keputusan soal pencopotan jabatan itu. Masak kasusnya saja baru saja terjadi, langsung mau dicopot. Namun demikian, kami tegaskan, apapun keputusannya dalam masalah jatuhnya heli, kami siap melaksanakannya," tegas Dede.
  (cha/djo)


Berita Terkait