"Buktinya nggak ada, kan ada 3 masalah, Dharmais, Dakab dan Supersemar. Pak Harto kan menjalankan operasional perusahaan berdasarkan GBHN," kata OC saat tiba di RSPP, Jalan Kyai Maja, Jakarta, Sabtu (12/1/2008).
OC tiba di RSPP pukul 13.30 WIB. Dia langsung masuk lewat pintu belakang yang berdekatan dengan kamar jenazah. OC mengenakan kemeja putih dan celana jins biru.
Dari GBHN yang dijadikan panduan, imbuh OC, dibuatlah Inpres, Keppres dan PP yang semuanya dipertanggungjawabkan kepada MPR selaku mandataris.
"Dan sudah diterima, jadi saya rasa tidak ada masalah," kata OC yang menolak menyampaikan pendapatnya secara pribadi.
OC menegaskan, hanya akan menyampaikan pendapatnya atas kasus Pak Harto yang kini terbaring kritis di pengadilan.
(umi/nrl)











































