Pria itu mengaku anggota veteran bernama H AM Damanik. Gaya berjalannya agak terseok, karena usia. Karena itu, begitu dia tiba di lobi RSPP pukul11.15 WIB, Sabtu (12/1/2008), salah seorang anggota Satpam langsung memapahnya.
Wartawan pun menanyakan identitas orang ini. Namun, pria sepuh ini hanya menjawab dengan suara pelan dan kalimat tidak jelas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siapa bapak sebenarnya? "Veteran, veteran," kata dia.
Bapak pernah berjuang bersama Soeharto? "Ya, ya, ya," ungkap dia.
Di mana pak? "Surabaya, surabaya.., Purwokerto, Purwokerto, Pacitan-Pacitan. Setelah itu, Jakarta, Jakarta," jawab dia.
Sesampai di lift, anggota veteran ini pun dipinjami kursi roda. "Merdeka!" teriak dia sebelum naik lift menuju lantai lima. Lantai lima RSPP merupakan tempat di mana Soeharto dirawat.
Namun, dua menit kemudian, anggota veteran ini turun lagi melalui lift. "Bagaimana Pak Harto?" tanya wartawan. "Semoga lekas sembuh," jawab dia. Sepertinya, anggota veteran ini tidak diperbolehkan mendekati ruang perawatan Soeharto lama-lama. (asy/nrl)











































