Dokter: Pak Harto Bukan Dibius, Tapi Dikasih Obat Tidur

Dokter: Pak Harto Bukan Dibius, Tapi Dikasih Obat Tidur

- detikNews
Sabtu, 12 Jan 2008 11:00 WIB
Jakarta - Tim dokter membantah pihaknya membius mantan Presiden Soeharto. Yang benar, Soeharto hanya diberi obat tidur. Obat bius dan obat tidur merupakan hal berbeda.

"Presiden Soeharto itu dikasih obat tidur ya, bukan dibius," kata dr Christian A Johannes kepada wartawan seusai menyampaikan perkembangan terakhir kondisi Soeharto di ruang VIP bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (12/1/2008).

Menurut dia, tim dokter menidurkan Soeharto untuk sementara. "Tadi pagi dihentikan obat tidurnya sekitar pukul 05.00 WIB. Kalau selama ini ada pernyataan-peryataan di luar, jangan didengarkan. Tanya saja kepada kami," jelas Christian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengenai kondisi Soeharto, menurut Christian, Presiden SBY memberikan perhatian penuh. "Beliau bertanya kepada kita, tapi tidak ada pesan apa-apa," ujar dia.

Christian memastikan bahwa kondisi Soeharto semakin membaik. "Hb memang ada penurunan, selanjutnya kita observasi terus. Tetapi apa hasilnya itu rahasia medis," jelas dia.

Ketika ditanya bagaimana reaksi obat tidur tersebut, Christian menjawab, "Kita coba tes distop dulu sementara. Dan responsnya, beliau bangun." Soeharto masih tergolek lemah dan tidak bisa berkomunikasi, karena mulutnya masih dipasang alat.

Christian juga menjelaskan bahwa ventilator masih dipasang di tubuh Pak Harto. "Masih. Tapi kita coba stop pelan-pelan," ujar Christian.

Sementara itu, seusai bertemu tim dokter kepresidenan, Presiden SBY langsung meninggalkan Halim dan meluncur ke kediamannya di Cikeas. (asy/nrl)


Berita Terkait