Jakarta - Ventilator atau alat bantu pernafasan yang dipasang pada mantan Presiden Soeharto tidak bisa menambah harapan. Alat ini hanya memperpanjang kesempatan hidupnya.
"Ventilator tidak menambah harapan, hanya memperpanjang," kata Menkes Siti Fadilah Supari saat dihubungi detikcom, Sabtu (12/1/2008).
Menurut Siti, sebenarnya dokter tidak ingin memasang ventilator. Namun dokter mempertimbangkan permintaan pihak keluarga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya dengarnya Mbak Tutut yang meminta ventilator," pungkasnya. Soeharto dipasangi berbagai alat untuk menjaganya tetap stabil mulai dari jantung sampai ginjal. Terakhir, dokter memasangi ventilator untuk membantu Soeharto bernafas.Β
(fay/asy)